BTemplates.com

Blue Fire Pointer

About Me

Foto saya
Surabaya, Jawa Timur, Indonesia
What is make us human ? It's not something you can program . You can't put it into a chip . It's the strength of the human heart . The difference between us and machines . There is a storm on horizon . A time of hardship and pain . There is no fate but what we make .

Followers

Our Guests

Powered By Blogger
Powered By Blogger

Bagaimana menurut anda blog ini ?

Search


MusicPlaylistView Profile
Create a playlist at MixPod.com

MusicPlaylistView Profile
Create a playlist at MixPod.com
Powered By Blogger

Sabtu, 03 Maret 2012

Ditemukan, Masa Air Tertua dan Terbesar di Jagat Raya


Sejumlah astronom telah menemukan jejak massa air tertua dan terbesar yang pernah terdeteksi di jagat raya ini.

Awan raksasa yang berumur 12 miliar tahun ini setara dengan 140 triliun kali lebih banyak dari seluruh massa air yang bisa dikumpulkan di Bumi.

Uap atau awan raksasa ini diketahui mengelilingi lubang hitam supermasif bernama Quasar yang letaknya 12 miliar tahun cahaya dari Bumi. Penemuan itu lalu menunjukkan, air itu telah ada hampir semenjak jagat raya terbentuk.

http://i.space.com/images/i/11163/i02/black-hole-quasar-water-cloud.jpg?1311361757

"Karena cahaya tersisa yang kita lihat di Quasar ini sebetulnya tercipta 12 miliar tahun yang lalu, kami melihat kandungan air itu tercipta sekitar 1,6 miliar setelah jagat raya terbentuk," ujar Alberto Bolatto, astronom dari Universitas Ma ryland yang melakukan riset itu seperti dikuti Space.com.

Penemuan ini mendorong munculnya fakta baru adanya air tertua yang terdeteksi di jagat raya. Jarak waktu dari kandungan air ini terbentuk dengan peristiwa Big Bang atau kemunculan jagat raya hanya 1,6 miliar tahun.

Awan air yang berada di sekitar lubang hitam Quasar diperkirakan memiliki temperatur 53 derajat Celcius. Tingkat kerapatannya 300 triliun kali lebih rendah dari atmosfer Bumi. 

Pengukuran atas awan air dan molekul lain yang ada di sekitarnya macam karbon monoksida menjadi energi bagi lubang hitam untuk bisa berkembang lebih besar hingga 6 kali lipat dari ukuran saat ini.

Sumber :
kompas.com

0 komentar:

Posting Komentar